October 23, 2011

Duty of SoftSkill :: ILMU SOSIAL DASAR

Ilmu Sosial Dasar

A.      Pengertian
Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang masalah-masalah sosial, khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian berupa fakta atau konsep teori yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial seperti: sejarah, ekonomi, geografi sosial, sosiologi, antropologi, psikologi sosial, dan lain-lain. Di Indonesia, ISD merupakan suatu bahan studi atau program pembelajaran yang khusus dirancang hanya untuk diberikan di perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.

B.      Latar Belakang
Banyaknya kritik terhadap sistem pendidikan di perguruan tinggi di Indonesia oleh para cendekiawan yang berpendapat bahwa sistem pendidikan yang berlangsung masih berbau kolonial dan mewarisi sistem pendidikan pemerintah Belanda yaitu Etische Politick atau yang lebih dikenal dengan Politik “Balas Budi” oleh Conrad Theodore van Deventer dimana sistem pendidikan tersebut bertujuan menghasilkan tenaga terampil untuk menjadi “tukang” yang mengisi birokrasi mereka di bidang administrasi, perdagangan, teknik, dan keahlian lain dalam maksud eksploitasi (pemerasan) terhadap kekayaan negara. Sedangkan tenaga ahli yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menjadi “tukang” saja tetapi diharapkan pula mempunyai 3 jenis kemampuan yaitu kemampuan personal, akademis, dan profesional.
1)      Kemampuan Personal
Disebut juga kemampuan kepribadian. Dengan kemampuan ini tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap dan tindakan yang mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia, mengenal dan memahami nilai-nilai keagamaan, kemasyarakatan,kenegaraan (Pancasila) serta memiliki pandangan luas dan kepekaan terhadap berbagai masaah yang dihadapi masyarakat Indonesia.
2)      Kemampuan Akademik
Adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah, baik lisan maupun tertulis, menguasai peralatan analisa, mampu berpikir logis, kritis, sistematis, dan analitis. Memiliki kemampuan konsepsional untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi serta mampu menawarkan altematif pemecahannya.
3)      Kemampuan Professional
Merupakan kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya.

C.      Tujuan
Tujuan diberikannya mata kuliah ini adalah semata-mata sebagai salah satu bentuk usaha yang diharapkan dapat memberikan bekal kepada mahasiswa untuk dapat peduli terhadap masalah-masalah sosial yang terjadi di lingkungan sekitarnya dan dapat memecahkan permasalahan tersebut dengan menggunakan pendekatan Ilmu Sosial Dasar.
Selain itu, sebagai salah satu mata kuliah dasar umum, Ilmu Sosial Dasar mempunyai tujuan pembinaan mahasiswa agar:
1)   Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah sosial yang ada di dalam masyarakat.
2)     Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
3)     Menyadari setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya dan mempelajarinya secara kritis dan interdisipliner.
4)     Memahami jalan pikiran para ahli dalam bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.

D.      Ruang Lingkup
Bahan ajar Ilmu Sosial Dasar dibedakan menjadi 3 golongan, antara lain:
1)      Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu.
2)      Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial.
3)      Masalah-masalah yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial, dimana antara yang satu dengan yang lainnya berbeda.

Berdasarkan bahan ajar diatas, Ilmu Sosial Dasar dapat dijabarkan lebih lanjut ke dalam 8 pokok bahasan untuk dapat dioperasionalkan. Dari kedelapan pokok bahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan Ilmu Sosial Dasar itu sendiri diharapkan mempelajari dan memahami adanya: